Cara Mengenali Penipuan Paket Kurir di WhatsApp
Berkas APK berkedok foto paket bisa mencuri data m-banking. Kenali ciri pesannya dan langkah yang perlu dilakukan kalau telanjur membuka.

Pesan dari nomor asing yang mengaku kurir dan menyuruh kamu melihat foto paket adalah penipuan paket kurir WhatsApp yang sudah lama beredar. Kamu tidak sedang menunggu barang, tetapi pesannya terdengar meyakinkan.
Penipuan paket kurir di WhatsApp memakai berkas berekstensi APK yang dinamai seperti foto atau resi. Kalau dipasang, berkas itu bisa mengambil data di ponsel, termasuk kata sandi m-banking, lalu dipakai menguras rekening. Cirinya ada tiga, yaitu kurir tidak dikenal, berkas bukan gambar, dan kamu tidak sedang menunggu paket.
Bacaan terkait: Empat Cara Aman Scan QRIS supaya Tidak Jadi Korban Penipuan
Seperti Apa Penipuan Paket Kurir WhatsApp Itu?
Pelaku berpura-pura menjadi kurir, lalu mengirim berkas yang namanya dibuat seolah-olah foto. Salah satu nama yang pernah dibahas adalah "LIHAT Foto Paket". Berkas itu sebenarnya aplikasi. Begitu diunduh, ia mengambil data dan informasi di ponsel secara ilegal. Yang diincar, misalnya, nama pengguna dan kata sandi m-banking, informasi kartu kredit, dan kata sandi surel.
Modus ini sering disebut sniffing, yaitu pencurian data lewat ponsel atau jaringan korban. Peringatan serupa juga ditulis di situs resmi Kementerian Keuangan. Di sana, pelaku disebut mengirim berkas APK dengan alasan agar korban melihat foto paket atau resi pengiriman.

Kutipan halaman KPPN Wates tentang modus kurir paket (djpb.kemenkeu.go.id) Baca selengkapnya di djpb.kemenkeu.go.id
Bagaimana Pembeli Daring Bisa Terkecoh?
Pembeli daring yang memang sedang menunggu paket paling mudah menganggap pesan itu asli. Itu kesimpulan redaksi, karena pesan datang tepat saat kamu berharap kabar kiriman.
Bacaan terkait: Cara Memulihkan Akun Instagram yang Kena Suspend tanpa Alasan
Cara paling tenang adalah memeriksa resi lewat aplikasi toko tempat kamu belanja atau lewat layanan resmi perusahaan ekspedisi. OJK mengimbau masyarakat memastikan keaslian telepon, SMS, atau WhatsApp yang menghubungi melalui pusat layanan resmi. Jangan sembarang mengunduh aplikasi atau mengeklik tautan yang dikirim lewat SMS, WhatsApp, atau surel.
Dampaknya Buat Kamu
- Saldo m-banking dan data kartu kredit bisa terambil bila berkas APK terpasang.
- Kata sandi surel ikut berisiko sehingga akun lain yang terhubung bisa terdampak.
- Kamu perlu mengganti kata sandi dan menghapus aplikasi asing bila telanjur membuka berkas.
Bagaimana dengan Penjual Daring dan Orang Tua?
Penjual daring biasa menerima banyak pesan dari nomor yang tidak tersimpan. Pakar keamanan siber dari Ansor, Mabrur L. Banuna, menyarankan memakai surel dan nomor yang berbeda untuk transaksi di pasar daring, supaya akun utama tidak ikut terbuka.
Di rumah, anggota keluarga yang kurang akrab dengan teknologi sebaiknya diberi tahu satu aturan sederhana. Berkas yang tidak berbentuk gambar dan datang dari nomor asing tidak perlu dibuka. Ini saran redaksi, bukan imbauan resmi.
Apa yang Harus Dilakukan kalau Telanjur Membuka Berkas?
Segera keluar dari akun m-banking dan layanan lain di ponsel itu. Menurut Mabrur L. Banuna, kamu perlu mengganti kata sandi internet banking, surel, dan media sosial, lalu menghapus semua aplikasi pihak ketiga yang bukan bawaan ponsel. Setelah itu, lihat riwayat transaksi rekening untuk mencari mutasi yang tidak kamu kenal. Kalau ada, hubungi bank lewat layanan resmi mereka secepatnya. Ini saran redaksi, karena makin cepat dilaporkan, makin kecil kemungkinan saldo terus terkuras.
OJK juga mengingatkan beberapa kebiasaan yang membantu.
- Aktifkan notifikasi transaksi.
- Periksa riwayat rekening secara berkala.
- Ganti kata sandi secara berkala.
- Jangan memakai Wi-Fi publik untuk transaksi keuangan.
Jangan membuka berkas APK dari nomor yang tidak kamu kenal.
Bacaan terkait: Cek Bansos Kemensos Tahap 4 Pakai NIK di Situs Resmi
Kapan Saja Peringatan Ini Muncul?
Pemberitaan soal modus kurir palsu sudah ada sejak Desember 2022, dan peringatan serupa masih ditulis lagi. Pada 22 Januari 2025, situs resmi Kementerian Keuangan memuat catatan tentang modus yang sama. Pada 13 Juli 2025, modus berkas "LIHAT Foto Paket" kembali dibahas.
Jadi, pesan seperti ini bukan hal baru dan bisa datang kapan saja, termasuk saat kamu benar-benar sedang menunggu paket dan tidak punya alasan untuk curiga.
Memeriksa resi lewat jalur resmi tetap pegangan yang paling sederhana.
Pertanyaan yang Sering Muncul
Apa itu berkas APK?
APK adalah format berkas untuk memasang aplikasi di ponsel Android. Foto yang asli berformat gambar, jadi kalau pesan kurir meminta kamu membuka berkas APK demi melihat foto paket atau resi, anggap itu tanda bahaya dan jangan dipasang.
Bagaimana memastikan pesan kurir itu asli?
Periksa lewat pusat layanan resmi perusahaan ekspedisi atau aplikasi toko tempat kamu berbelanja. OJK mengimbau masyarakat memastikan keaslian telepon, SMS, atau WhatsApp yang menghubungi melalui pusat layanan resmi, bukan lewat nomor yang tertera di pesan itu.
Apakah Wi-Fi publik ikut berbahaya?
OJK mengimbau masyarakat tidak memakai Wi-Fi publik untuk transaksi keuangan. Peretas bisa mengambil data lewat jaringan yang tidak aman, jadi sebaiknya buka m-banking lewat paket data milik sendiri.
Rujukan
- CNBC Indonesia, 15 Desember 2022
- Kompas TV, 15 Desember 2022
- NU Online, 15 Januari 2023
- Kontan, 20 Maret 2023
- KPPN Wates, Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan, 22 Januari 2025
- Selular.ID, 13 Juli 2025
- Foto sampul: Kredit foto ilustrasi: Rifki Kurniawan di Unsplash
Disusun Redaksi Konten dari sumber yang tertaut di atas dan dibahas santai supaya mudah dipahami. Terakhir dicek 6 November 2026.


